Saat lebah mengumpulkan nektar, mereka juga mengumpulkan beberapa zat resin. Zat-zat ini bercampur dengan air liur lebah untuk menghasilkan zat lengket berwarna cokelat gelap yang disebut propolis. Propolis terbuat dari resin pohon, sehingga mengandung antibiotik alami yang digunakan untuk memperbaiki dinding bagian dalam sarang, memiliki sifat antibakteri, dan menjaga kebersihan bagian dalam sarang.
Analisis propolis mengungkapkan bahwa propolis mengandung 20 hingga 30 jenis flavonoid. Selain flavonoid, propolis juga kaya akan vitamin, mineral, dan unsur jejak.
Adapun flavonol, selain dipercaya dapat memperkuat pembuluh mikro dan mengatur tekanan darah, efek antioksidannya yang kuat juga dianggap terkait erat dengan pengobatan kanker. Fungsi utama flavonoid dalam propolis adalah efek antivirus, antibakteri, antiinflamasi, dan analgesik.

